Definisi-definisi dalam
Mata Kuliah Metode Penelitian Sosial
1.
Paradigma ilmu DAN PENELITIAN
Merupakan
pola pikir yang menunjukkan hubungan antarvariabel yang akan diteliti sekaligus
mencerminkan jenis dan jumlah rumusan masalah perlu dijawab melalui penelitian,
teori yang digunakan untuk merumuskan hipotesis jenis dan jumlah hipotesis dan
teknik analisis statistik yang akan digunakan.
2. METODE PENELITIAN SOSIAL
Menurut Cooper & Emory, 1995
Suatu
proses penyelidikan secara sistematis yang ditujukan pada penyediaan informasi
untuk menyelesaikan masalah-masalah.
3. TUJUAN PENELITIAN SOSIAL
1. Meninjau ulang dan mensintesiskan pengetahuan
yang ada.
2. Menyelidiki beberapa masalah atau situasi yang
ada.
3. Menyediakan solusi bagi suatu masalah.
4. Menyelidiki atau menggali dan menganalisis
beberapa isu umum.
5. Membangun atau menciptakan suatu prosedur atau
sistem baru.
6. Menjelaskan suatu fenomena baru.
7. Menghasilkan pengetahuan baru.
(Hussey
dan Hussey)
4. RUANG LINGKUP PENELITIAN SOSIAL
Meliputi semua gejala sosial yang terdiri dari
peristiwa, fakta dan kejadian serta interes sosial yang mudah terjadi menurut
deskriptif dan penjelasan-penjelasan alamiah. Yaitu dapat berupa: ekonomi,
pemerintahan, hukum, pendidikan, psikologi, sosiologi, antropologi.
5. ETIKA PENELITIAN SOSIAL
David B. Resnik, J.D Ph.D dalam “What is ethics
in Research and why is important”, mendefinisikan etika sebagai metode,
prosedur dan persepektif yang digunakan untuk bertindak dan menganalisa sebuah
permasalahan kompleks.
6. JENIS-JENIS PENELITIAN SOSIAL
Menurut Sugiyono, (2003:14) terdapat beberapa
jenis penelitian antara lain:
1. Penelitian kuantitatif, adalah penelitian
dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang
diangkakan.
2. Penelitian kualitatif, data kualitatif adalah
data yang berbentuk kata, skema, dan gambar.
7. SUMBER MASALAH
Menurut James H. MacMillan dan Schumacher
(Hadjar, 1996: 40-42), masalah dapat bersumber dari observasi, dedukasi dari
teori, ulasan kepustakaan, masalah sosial yang sedang terjadi, situasi praktis
dan pengalaman pribadi.
8. IDENTIFIKASI MASALAH
Identifikasi masalah adalah pengenalan masalah
atau inventarisir masalah dan salah satu proses penelitian yang boleh dikatakan
paling penting diantara proses lain.
9. PEMBATASAN MASALAH
Pembatasan
masalah adalah ruang lingkup masalah atau membatasi ruang lingkup masalah yang
terlalu luas / lebar sehingga penelitian lebih bisa fokus untuk dilakukan.
10. PERUMUSAN MASALAH
Perumusan
masalah adalah pertanyaan penelitian, yang umumnya disusun dalam bentuk kalimat
tanya, pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi arah kemana sebenarnya
penelitian akan dibawa, dan apa saja sebenarnya yang ingin dikaji / dicari tahu
oleh peneliti.
11. TEORI, KONSEP, PROPOSISI, HIPOTESIS, VARIABEL,
HUBUNGAN ANTARVARIABEL
1. Teori
Menurut Kerlinger, teori ialah satu set
konstruk (variabel) yang saling berhubungan, definisi, dan proposisi yang
menyajikan suatu pandangan sistematis tentang fenomena dengan merinci
hubungan-hubungan diantara variabel, dengan tujuan menjelaskan dan memprediksi
gejala.
2. Konsep
Singarimbun dan Effendi (2009), beliau menjelaskan
bahwa Konsep merupakan generalisasi dari sekelompok fenomena tertentu, sehingga
dapat dipakai untuk menggambarkan barbagai fenomena yang sama.
3. Proposisi
Proposisi adalah satu tutur atau pernyataan
yang melukiskan beberapa keadaan yang belum tentu benar atau salah dalam bentuk
sebuah kalimat berita.
4. Hipotesis
Menurut Fred N. Kerlinger, Hipotesis adalah
pernyataan dugaan (conjectural) tentang hubungan antara dua variabel atau
lebih.
5. Variabel
Suharsimi Arikunto (1988: 99) – Variabel
Penelitian adalah objek penelitian atau
apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian.
6. Hubungan antarvariabel
Hubungan antarvariabel merupakan suatu
perubahan berpola timbal-balik antara dua variabel atau lebih. (Ulber Silalahi,
2012)
12. KARAKTERISTIK METODE PENELITIAN KUANTITATIF
Karakteristik
penelitian kuntitatif diantaranya yaitu
desain spesifik, jelas , rinci dan ditentukan sejak awal; data berupa angka;
menggunakan data eksperimen; subjek banyak; menggunakan alat pengumpul data;
bersifat atomistis; reduksi dan deterministik; interaksi peneliti dengan subjek
penelitian jauh; analisis data setelah data setelah data terkumpul; kebenaran
bersifat etik. (Muhammad Idrus: Metode Penelitian Ilmu Sosial, hlm.29)
13. KARAKTERISTIK METODE PENELITIAN KUALITATIF
Karakteristik
penelitian kualitatif bersifat deskriptif, alamiah, dinamis dan berkembang;
fokus pada penelitian; fokus pada proses dan interaksi subjek, kontak personal
secara langsung dan subjek terbatas. (Muhammad Idrus, hlm 29)
14. POPULASI PENELITIAN
Sugiyono
(1997 : 57) memberikan pengertian bahwa : “Populasi adalah wilayah generalisasi
yang terdiri dari obyek atau subyek yang menjadi kuantitas dan karakteristik
tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk di pelajari dan kemudian ditarik
kesimpulannya.
15. SAMPLING PENELITIAN
Suharsimi
Arikunto (1998 :117) mengatakan bahwa :’sampel adalah bagian dari populasi
(sebagian atau wakil populasi yang diteliti). Sampel penelitian adalah sebagian
populasi yang diambil sebagai sumber data dan dapat mewakili seluruh populasi.
16. TEKNIK PENARIKAN/PENENTUAN SAMPLING
Teknik
sampling merupakan metode atau cara dalam penentuan atau pengambilan sampel.
(Nanang Martono 2012:137)
17. VALIDITAS PENELITIAN
Sudjana (2004:12)
Pengertian
validitas adalah ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai sehingga
betul-betul menilai apa yang harus dinilai.
18. TEKNIK ANALISIS DATA
Teknik
analisis data adalah suatu metode atau cara untuk mengolah sebuah data menjadi
informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan
juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan, yang terutama adalah
masalah yang tentang sebuah penelitian.
19. DESAIN PENELITIAN
Menurut
Mc Millan dalam Ibnu Hadjar (1999:102), Desain penelitian adalah rencana dan
struktur penyelidikan yang digunakan
untuk memperoleh bukti-bukti empiris dalam menjawab pertanyaan penelitian.
20. RELIABILITAS PENELITIAN
Sugiono (2005) dalam Suharto (2009)
Pengertian
reliabilitas adalah serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur yang
memiliki konsistensi bila pengukuran yang dilakukan dengan alat ukur itu
dilakukan secara berulang.
21. TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Arikunto
(2002:136), “metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam
pengumpulan data penelitiannya ”.
22. STUDI DOKUMENTASI, OBSERVASI, SURVEI, FGD,
WAWANCARA
1. Studi dokumentasi
Menurut Herdiansyah, 2009;80. Studi dokumentasi
merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan peneliti kualitatif untuk mendapatkan
gambaran dari sudut pandang subjek melalui suatu media tertulis dan dokumen
lainnya yang ditulis atau dibuat langsung oleh subjek yang bersangkutan.
2. Observasi
Menurut
Riduwan 2012;76. Observasi (pengamatan) yaitu melakukan pengamatan secara
langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan.
Apabila objek penelitian bersifat perilaku dan tindakan manusia, fenomena alam
(kejadian-kejadian yang ada disekitar), proses kerja dan penggunaan responden
kecil.
3. Survei
Survei merupakan type pendekatan dalam
penelitian, yang ditujukan pada sejumlah besar individu atau kelompok, unit
yang ditelaahnya, apakah individu ataukah kelompok, jumlahnya relatif besar.
(Sanapiah Faisal : Format-Format Penelitian Sosial)
4. FGD
FGD adalah sebuah forum diskusi kelompok
terfokus dengan tema-tema yang sejak awal telah dipersiapkan oleh peneliti.
(Muhammad Idrus : Metode Penelitian Ilmu Sosial, hlm.110)
5.
Wawancara
Wawancara adalah suatu pertanyaan tanya jawab
secara lisan antara dua orang atau lebih yang duduk yang berhadapan secara
fisik dan di arahkan pada suatu masalah tertentu. (Kartini Kartono: Pengantara
metodologi Riset Sosial, hlm.187)
23. INSTRUMEN PENELITIAN
Menurut
Suharsimi Arikunto, instrumen penelitian merupakan alat bantu yang dipilih
& digunakan oleh peneliti dalam melakukan kegiatannya untuk mengumpulkan
data agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.
24. RESPONDEN, INFORMAN, KUESIONER
1. Responden
Menurut
Suharsimi Arikunto, (2003:10). ”Responden adalah orang-orang yang merespon atau
menjawab pertanyaan penelitian baik pertanyaan tertulis maupun lisan”
2. Informan
Informan
adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan
kondisi latar belakang penelitian. (Meleong, 2003)
3. Kuesioner
Menurut
Sugiyono (2008:199) “Angket atau kuesioner merupakan tehnik pengumpulan data
yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan
tertulis kepada responden untuk dijawab”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar