Rabu, 22 November 2017

Kumpulan definisi dalam Mata Kuliah Metode Penelitian Sosial

Definisi-definisi dalam Mata Kuliah Metode Penelitian Sosial
1.     Paradigma ilmu DAN PENELITIAN
Merupakan pola pikir yang menunjukkan hubungan antarvariabel yang akan diteliti sekaligus mencerminkan jenis dan jumlah rumusan masalah perlu dijawab melalui penelitian, teori yang digunakan untuk merumuskan hipotesis jenis dan jumlah hipotesis dan teknik analisis statistik yang akan digunakan.
2.     METODE PENELITIAN SOSIAL
         Menurut Cooper & Emory, 1995
          Suatu proses penyelidikan secara sistematis yang ditujukan pada penyediaan informasi untuk menyelesaikan masalah-masalah.
3.     TUJUAN PENELITIAN SOSIAL
1.     Meninjau ulang dan mensintesiskan pengetahuan yang ada.
2.     Menyelidiki beberapa masalah atau situasi yang ada.
3.     Menyediakan solusi bagi suatu masalah.
4.    Menyelidiki atau menggali dan menganalisis beberapa isu umum.
5.    Membangun atau menciptakan suatu prosedur atau sistem baru.
6.     Menjelaskan suatu fenomena baru.
7.     Menghasilkan pengetahuan baru.
(Hussey dan Hussey)
4.     RUANG LINGKUP PENELITIAN SOSIAL
Meliputi semua gejala sosial yang terdiri dari peristiwa, fakta dan kejadian serta interes sosial yang mudah terjadi menurut deskriptif dan penjelasan-penjelasan alamiah. Yaitu dapat berupa: ekonomi, pemerintahan, hukum, pendidikan, psikologi, sosiologi, antropologi.
5.     ETIKA PENELITIAN SOSIAL
David B. Resnik, J.D Ph.D dalam “What is ethics in Research and why is important”, mendefinisikan etika sebagai metode, prosedur dan persepektif yang digunakan untuk bertindak dan menganalisa sebuah permasalahan kompleks.
6.     JENIS-JENIS PENELITIAN SOSIAL
Menurut Sugiyono, (2003:14) terdapat beberapa jenis penelitian antara lain:
1.  Penelitian kuantitatif, adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan.
2.  Penelitian kualitatif, data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, skema, dan gambar.
7.     SUMBER MASALAH
Menurut James H. MacMillan dan Schumacher (Hadjar, 1996: 40-42), masalah dapat bersumber dari observasi, dedukasi dari teori, ulasan kepustakaan, masalah sosial yang sedang terjadi, situasi praktis dan pengalaman pribadi.
8.     IDENTIFIKASI MASALAH
Identifikasi masalah adalah pengenalan masalah atau inventarisir masalah dan salah satu proses penelitian yang boleh dikatakan paling penting diantara proses lain.
9.     PEMBATASAN MASALAH
          Pembatasan masalah adalah ruang lingkup masalah atau membatasi ruang lingkup masalah yang terlalu luas / lebar sehingga penelitian lebih bisa fokus untuk dilakukan.
10.  PERUMUSAN MASALAH
          Perumusan masalah adalah pertanyaan penelitian, yang umumnya disusun dalam bentuk kalimat tanya, pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi arah kemana sebenarnya penelitian akan dibawa, dan apa saja sebenarnya yang ingin dikaji / dicari tahu oleh peneliti.
11.  TEORI, KONSEP, PROPOSISI, HIPOTESIS, VARIABEL, HUBUNGAN ANTARVARIABEL
1.     Teori
          Menurut Kerlinger, teori ialah satu set konstruk (variabel) yang saling berhubungan, definisi, dan proposisi yang menyajikan suatu pandangan sistematis tentang fenomena dengan merinci hubungan-hubungan diantara variabel, dengan tujuan menjelaskan dan memprediksi gejala.
2.     Konsep
Singarimbun dan Effendi (2009), beliau menjelaskan bahwa Konsep merupakan generalisasi dari sekelompok fenomena tertentu, sehingga dapat dipakai untuk menggambarkan barbagai fenomena yang sama.
3.     Proposisi
Proposisi adalah satu tutur atau pernyataan yang melukiskan beberapa keadaan yang belum tentu benar atau salah dalam bentuk sebuah kalimat berita.
4.     Hipotesis
    Menurut Fred N. Kerlinger, Hipotesis adalah pernyataan dugaan (conjectural) tentang hubungan antara dua variabel atau lebih.
          5. Variabel            
    Suharsimi Arikunto (1988: 99) – Variabel Penelitian adalah objek  penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian.
          6. Hubungan antarvariabel
          Hubungan antarvariabel merupakan suatu perubahan berpola timbal-balik antara dua variabel atau lebih. (Ulber Silalahi, 2012)
12.  KARAKTERISTIK METODE PENELITIAN KUANTITATIF
          Karakteristik penelitian kuntitatif  diantaranya yaitu desain spesifik, jelas , rinci dan ditentukan sejak awal; data berupa angka; menggunakan data eksperimen; subjek banyak; menggunakan alat pengumpul data; bersifat atomistis; reduksi dan deterministik; interaksi peneliti dengan subjek penelitian jauh; analisis data setelah data setelah data terkumpul; kebenaran bersifat etik. (Muhammad Idrus: Metode Penelitian Ilmu Sosial, hlm.29)
13.  KARAKTERISTIK METODE PENELITIAN KUALITATIF
          Karakteristik penelitian kualitatif bersifat deskriptif, alamiah, dinamis dan berkembang; fokus pada penelitian; fokus pada proses dan interaksi subjek, kontak personal secara langsung dan subjek terbatas. (Muhammad Idrus, hlm 29)
14.  POPULASI PENELITIAN
          Sugiyono (1997 : 57) memberikan pengertian bahwa : “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk di pelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
15.  SAMPLING PENELITIAN
          Suharsimi Arikunto (1998 :117) mengatakan bahwa :’sampel adalah bagian dari populasi (sebagian atau wakil populasi yang diteliti). Sampel penelitian adalah sebagian populasi yang diambil sebagai sumber data dan dapat mewakili seluruh populasi.
16.  TEKNIK PENARIKAN/PENENTUAN SAMPLING
          Teknik sampling merupakan metode atau cara dalam penentuan atau pengambilan sampel. (Nanang Martono 2012:137)
17.  VALIDITAS PENELITIAN
Sudjana (2004:12)
          Pengertian validitas adalah ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai sehingga betul-betul menilai apa yang harus dinilai.
18.  TEKNIK ANALISIS DATA
          Teknik analisis data adalah suatu metode atau cara untuk mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan, yang terutama adalah masalah yang tentang sebuah penelitian.
19.  DESAIN PENELITIAN
          Menurut Mc Millan dalam Ibnu Hadjar (1999:102), Desain penelitian adalah rencana dan struktur  penyelidikan yang digunakan untuk memperoleh bukti-bukti empiris dalam menjawab pertanyaan penelitian.
20.  RELIABILITAS PENELITIAN
Sugiono (2005) dalam Suharto (2009)
          Pengertian reliabilitas adalah serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur yang memiliki konsistensi bila pengukuran yang dilakukan dengan alat ukur itu dilakukan secara berulang.
21.  TEKNIK PENGUMPULAN DATA
          Arikunto (2002:136), “metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam pengumpulan data penelitiannya ”.
22.  STUDI DOKUMENTASI, OBSERVASI, SURVEI, FGD, WAWANCARA
1.     Studi dokumentasi
Menurut Herdiansyah, 2009;80. Studi dokumentasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan peneliti kualitatif untuk mendapatkan gambaran dari sudut pandang subjek melalui suatu media tertulis dan dokumen lainnya yang ditulis atau dibuat langsung oleh subjek yang bersangkutan.
2.     Observasi
             Menurut Riduwan 2012;76. Observasi (pengamatan) yaitu melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan. Apabila objek penelitian bersifat perilaku dan tindakan manusia, fenomena alam (kejadian-kejadian yang ada disekitar), proses kerja dan penggunaan responden kecil.
3.     Survei
Survei merupakan type pendekatan dalam penelitian, yang ditujukan pada sejumlah besar individu atau kelompok, unit yang ditelaahnya, apakah individu ataukah kelompok, jumlahnya relatif besar. (Sanapiah Faisal : Format-Format Penelitian Sosial)
4.     FGD
FGD adalah sebuah forum diskusi kelompok terfokus dengan tema-tema yang sejak awal telah dipersiapkan oleh peneliti. (Muhammad Idrus : Metode Penelitian Ilmu Sosial, hlm.110)
         5.   Wawancara
Wawancara adalah suatu pertanyaan tanya jawab secara lisan antara dua orang atau lebih yang duduk yang berhadapan secara fisik dan di arahkan pada suatu masalah tertentu. (Kartini Kartono: Pengantara metodologi Riset Sosial, hlm.187)
23.  INSTRUMEN PENELITIAN
          Menurut Suharsimi Arikunto, instrumen penelitian merupakan alat bantu yang dipilih & digunakan oleh peneliti dalam melakukan kegiatannya untuk mengumpulkan data agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.
24.  RESPONDEN, INFORMAN, KUESIONER
1.     Responden
        Menurut Suharsimi Arikunto, (2003:10). ”Responden adalah orang-orang yang merespon atau menjawab pertanyaan penelitian baik pertanyaan tertulis maupun lisan”
2.     Informan
  Informan adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar belakang penelitian. (Meleong, 2003)
          3. Kuesioner
Menurut Sugiyono (2008:199) “Angket atau kuesioner merupakan tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar